Tips Agar Tidak Ngantuk Lintasi Tol


Libur panjang atau akhir minggu umumnya digunakan warga untuk plesiran ke luar kota. Seringkali, mereka melewati Tol Trans Jawa dari sekitaran Jakarta ke arah kota-kota di Jawa Tengah ataupun Jawa Timur. 

Tetapi butuh dilihat, sebab didominasi oleh jalanan yang lurus, serta sepi, tol ini jika tidak dikuasai dengan baik dapat menyebabkan kantuk buat si pengemudinya. 

Agar meminimalkan munculnya ngantuk waktu mengemudi di jalan tol itu, Senior Instructor Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana mempunyai jalan keluarnya. 

"Ada dua cara yang perlu dikerjakan agar konsentrasi nyetir tanpa ada lelah, tidak hanya istirahat ya, yakni commentary driving serta mata selalu harus bergerak," membuka Sony di antara Alat Test Drive Wuling Almaz di Sukabumi, Jawa Barat, waktu lalu. 

Commentary driving ini kata Sony pergi dari rutinitas pengemudi mobil tambang. Biasanya mereka akan membaca sekitar lingkungan dari titik satu ke titik selanjutnya supaya tidak mengantuk waktu perjalanan. 

"Jadi ini langkah tangkap objek di lingkungan jalan seputar atau di mobil dengan mengucapkannya, ngomong sendiri, disebutin satu-persatu, contoh spion kiri aman, belakang aman, ya semacam itu," imbuhnya. 

Sesudah commentary driving, Sony menerangkan mata tetap harus bergerak memerhatikan situasi seputar. Menurut dia, ialah satu kekeliruan jika mata cuma terlalu fokus ke depan jalan. 

Jika mata tetap terlalu fokus mengarah depan, bisa-bisa mengakibatkan highway hypnosis atau driving without attention model. 

Ini berlangsung karena mata cuma lihat arah depan saja. Saat yang bertepatan, situasi badan pengemudi alami penurunan serta situasi keadaan sepi, hingga pengemudi hanya mendapatkan dikit stimulasi untuk memaksimalkan inderanya lalu terjadi mengantuk. 

"Yakinkan mata itu tetap bergerak, jika konsentrasi ke depan selalu dapat ngantuk. Jadi triknya teratur lihat spion, selalu geser ke panel instrumen, spion , dan sebagainya," tuturnya. 

Walau demikian, dua jurus barusan harus juga di dukung oleh sikap duduk yang baik, emosi pengemudi yang baik. 

"Sikap duduk harus benar agar saluran darah lancar, kemudiaan mood dijaga, terdapatnya makanan ringan dapat menolong lebih konsentrasi," tutup Sony.

Tidak ada komentar