Kebakaran di Mal Rusia Tewaskan 37 Orang, Puluhan Masih Hilang

Kebakaran yang terjadi di pusat perbelanjaan "Winter Cherry" di Kamerovo telah menewaskan sedikitnya 37 orang, termasuk 11 anak-anak. Seorang sumber dari layanan darurat melaporkan bahwa 69 orang masih hilang setelah kebakaran, 40 di antaranya anak-anak.

Api pertama kali dilaporkan muncul pada Minggu siang. Polisi segera menutup area dan memulai evakuasi. Empat orang anak dilaporka meninggal karena keracunan gas beracun.
Tidak lama setelah kebakaran terjadi, media sosial dipenuhi dengan laporan saksi mata. Banyak yang melaporkan bahwa alarm kebakaran tidak berbunyi sementara orang-orang yang panik berlarian melalui asap tebal, beberapa melompat keluar jendela.
Menteri Keadaan Darurat Rusia, Vladimir Puchkov mengatakan, pemadam kebakaran tidak dapat mencapai beberapa ruangan di dalam mal untuk menolong para korban.
"Para petugas pemadam kebakaran dan penyelamat bekerja dengan risiko nyawa mereka sendiri. Tidak ada akses ke ruangan tertentu dalam mal karena suhu tinggi," kata Puchkov sebagaimana dilansir Sputnik, Senin (26/3/2018).

Pada Saat polisi melakukan evakuasi ada laporan bahwa masih ada 100 orang yang terjebak di dalam gedung yang terbakar. Warganet di media sosial membagikan sebuah pesan yang diduga dikirim oleh seorang gadis berusia 13 tahun yang berbunyi: "Kami terbakar. Kemungkinan, selamat tinggal."
Media lokal melaporkan, sekelompok anak-anak dari sekolah di Desa Terescevsky di wilayah Kemerovo berada di bioskop yang terletak di dekat pusat kebakaran saat api berkobar. Mereka dilaporkan dibawa ke pusat hiburan dan bioskop di dalam pusat perdagangan.
Ada juga laporan tentang anak-anak yang menelepon keluarganya dari bioskop di dalam pusat perdagangan.

Laporan berbeda mengenai penyebab kebakaran beredar di media. Beberapa menyebutkan bahwa api disebabkan oleh pemantik yang dimainkan oleh seorang bocah di arena bermain, sementara laporan lainnya menyebutkan kebakaran terjadi akibat malfungsi kabel listrik. Sampai berita ini diturunkan belum ada laporan resmi mengenai penyebab kebakaran.

Tidak ada komentar